22
Apr
08

PETANI RESAH, PUPUK MENGHILANG DIPASARAN

Sudah hampir satu bulan lamanya peredaran pupuk tanaman di Sampit menghilang dari pasaran, biasanya pupuk penyubur, tanaman itu mudah saja didapat di kios-kios penjual pupuk, walaupun ada harganya sudah tidak terjangkau lagi bagi para petani.

Pupuk yang menghilang dari pasaran seperti pupuk urea, Ksl, ZA, Mutiara, pupuk organik, Mpk.

Imbran, petani di Km 11, Jalan HM Arsyad (Sampit – Samuda) sewaktu dihubungi Barito Post, Selasa (22/4) sewaktu menggarap sawahnya membenarkan kalau berbagai jenis pupuk sulit didapat, sehingga sangat berpengaruhkilahnya untuk menyuburkan tanaman apalagi sayur mayur katanya dengan nada lirih.

Demikian juga temannya Imbran membuat pengakuan yang sama, betapa tidak katanya sudah pupuk langka harganya naik mencapai 50 persen itupun sulit didapat, sudah pupuk mahal harga sayur katanya Imbran anjlok lagi.

Dengan rinci Imbran menuturkan kepada Barito Post bahwa seperti harga terong yang biasa laku dipasarkan mencapai Rp 4000/kg saat ini hanya laku Rp 2000/kg.

Timun juga menurun harganya dari Rp 3000/kg turun menjadi Rp 1500/kg.

Kacang panjang juga turun dari harga Rp 3500/kg menjadi 1500/kg.

Ini lucu katanya sudah pupuk mahal harga sayur turun mencapai 50%.

Beberapa kios yang biasa menjual pupuk kebutuhan petani di sampit sewaktu dihubungi mengaku ini akibat tidak ada pengiriman dari Surabaya bisa kapal biasa kapal datang terus menerus secara rutin tapi akibat gelombang besar maka pengiriman tertunda.

Sementara itu Barito Post mencoba menghubungi Adpel Sampit menanyakan masalah angkutan pupuk dari Surabaya ke Sampit, salah seorang staf adpel mengaku pengiriman pupuk lancar saja dari Surabaya hampir setiap minggu kapal ada saja bongkar pupuk berbagai jenis pupuk kilahnya, dengan meminta kepada Barito Post namanya tidak dikorankan.

Dari hasil pemantauan Barito Post langkanya pupuk karena para penyalur pupuk tidak lagi melayani kios-kios penjual pupuk, tetapi pupuk dijual kepada pengusaha besar sawit.

Para petani mengharapkan kepada Bupati Kepala supaya dapat turun tangan untuk masalah pupuk ini karena petani resah.


0 Responses to “PETANI RESAH, PUPUK MENGHILANG DIPASARAN”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: